Minggu, 12 Desember 2010
Minggu, 21 November 2010
Komik Edisi Gayus Dengan Berbagai Penyamarannya Yang Kocak
Pada saat sidang Gayus mempraktekan penyamarannya



Selang beberapa menit dia izin ke WC dan kembali



Dia ke WC lagi dan kembali lagi



Lagi2 ke WC dan lagi2 kembali



Untuk kesekian kali nya ke WC dan kembali



Selang beberapa menit dia izin ke lapangan k0song dan melakukan…

Lalu kembali ke persidangan




Selang beberapa menit dia izin ke WC dan kembali
Dia ke WC lagi dan kembali lagi
Lagi2 ke WC dan lagi2 kembali
Untuk kesekian kali nya ke WC dan kembali
Selang beberapa menit dia izin ke lapangan k0song dan melakukan…
Lalu kembali ke persidangan
Sumber : http://endropedia.blogdetik.com/2010/11/18/komik-gayus-dijamin-ngakak-ganklo-ga-ngakak-ane-bugil/
Sabtu, 20 November 2010
Mengenal Riwayat Yamaha YZF M1 (2004 - 2010)
Di seri pamungkas yang berlangsung di sirkuit Ricardo Tormo merupakan kiprah terakhir Rossi dengan Yamaha dan M1-nya. Sebelum digelarnya balapan di Valencia kemarin, "The Doctor" bersama Yamaha racing chief yaitu Masao Furusawa memberikan gambaran secara ringkas tentang pengembangan Yamaha YZR-M1 dari tahun ke tahun.
Menurut Rossi yang dikutip "Visordown", mulai pada akhir 2003 motor M1 memiliki banyak kelemahan di antaranya grip depan yang buruk dan sangat tidak stabil. Rossi dan Furusawa bersama dengan kepala mekanik Jerry Burgess mengubah M1 dari motor balapan yang sangat tidak kompetitif, kini menjelma menjadi motor yang menjadi panduan untuk tim-tim di MotoGP.
-M1 2004 - Terdapat tiga pilihan mesin, Rossi cenderung memilik mesin ketiga dimana mesin ini memiliki tenaga lebih kecil namun 'feeling'-nya lebih lembut sehingga lebih mudah untuk ditunggangi. Dan ternyata pilihannya tak salah, dengan menggunakan mesin ini "The Doctor" meraih gelar Juara Dunia di tahun pertamanya bersama Yamaha.
-M1 2005 - Motor kali ini lebih kompetitif dari musim sebelumnya. Sasis berfungsi baik saat masuk tikungan dan telah terjadi peningkatan tenaga pada mesin. Motor ini sangat cocok untuk segala kondisi trek sirkuit. Selain itu dari sisi peranti kontrol elektronik pun telah dibenahi. Rahasia dari motor ini yaitu kesimbangan. Di musim ini "The Doctor" kembali Juara Dunia.
-M1 2006 - Di tahun ini motor telah mengalami pengembangan tapi mendatangkan masalah besar. Telah terjadi getaran frekuensi tinggi yang menyebabkan kehilangan tenaga pada grip depan. Akhirnya kami mengerti bahwa 'part' bagian depan sasis tak begitu kuat serta bermasalah dengan penggunaan ban Michelin. Di musim ini Rossi harus merelakan gelarnya direbut oleh Nicky Hayden.
-M1 2007 - Tahun ini kami mulai meninggalkan mesin 1000cc dan pindah menggunakan mesin 800cc, juga telah terjadi pengurangan penggunaan bahan bakar. Di musim ini Yamaha memasuki masa sulit. Tenaga motor menjadi lebih kecil dan lebih susah untuk dikendalikan. Ducati sangat cepat dan kinerja ban Bridgestone jauh lebih bagus dari Michelin. Masalah terbesar yang dihadapi M1 pada saat itu adalah kurangnya tenaga mesin. Sedangkan Ducati memiliki peranti elektronik yang lebih baik. Kesan paling indah di musim ini yaitu ketika turun di seri Assen, start di posisi 11 tapi bisa menjuarai seri Assen. Di musim ini menjadi milik Ducati dan Casey Stoner.
-M1 2008 - Di musim ini merupakan yang paling sukses dimana Rossi telah memenangi sembilan kali naik podium juara seri. Tenaga mesin serta konsumsi bahan bakar jauh lebih baik daripada mesin generasi sebelumnya. Peranti elektronik pun telah mengalami banyak perubahan dan berkembang jauh lebih baik. Untuk pertama kalinya bagian kontrol dimodifikasi sudut demi sudut. Penggunaan ban pun beralih dari Michelin ke Bridgestone, dimana adaptasi penggunaan ban ini lebih sulit. Untuk mengimbanginya dibutuhkan perubahan pada distribusi bobot motor. Di musim ini Rossi kembali Juara Dunia MotoGP.
-M1 2009 - Mesin untuk spesifikasi musim 2009 tak mengalami perubahan tetapi motor lebih "pintar" secara elektronik. Di tahun ini Rossi mempersembahkan gelar juara duni yang ke-4 sekaligus yang terakhir bagi tim "garpu tala"
Di musim 2010 ini Rossi harus merelakan gelar juara dunianya berpindah ke rekan setimnya Jorge Lorenzo. Motor dengan sedikit pengembangan seperti dikatakan oleh "X-Fuera". "Motor tak mengalami perubahan banyak," kata Lorenzo. "Perubahan pada sasis memberikan grip lebih pada saat masuk tikungan, hal ini saya rasakan ketika test untuk pertama kalinya motor ini dan peranti elektronik pada motor jauh lebih baik sehingga mudah untuk ditunggangi," tambahnya.
"Tapi kompetitor kami untuk saat ini bisa mengimbanginya, di trek yang sama mereka sama bagusnya. Kami butuh tenaga yang jauh lebih besar dan lebih banyak traksi," katanya.
Di balapan MotoGP musim 2011 ini Jorge Lorenzo harus bisa membuktikan bahwa dirinya mampu untuk ikut serta dalam pengembangan Yamaha YZR-M1 yang sejauh ini berhasil dikembangkan oleh Valentino Rossi. Mampukan Lorenzo mengisi peran yang sejauh ini sukses dilakoni "The Doctor"? Memang menarik untuk diikuti.
sumber : http://www.pikiran-rakyat.com
Menurut Rossi yang dikutip "Visordown", mulai pada akhir 2003 motor M1 memiliki banyak kelemahan di antaranya grip depan yang buruk dan sangat tidak stabil. Rossi dan Furusawa bersama dengan kepala mekanik Jerry Burgess mengubah M1 dari motor balapan yang sangat tidak kompetitif, kini menjelma menjadi motor yang menjadi panduan untuk tim-tim di MotoGP.
-M1 2004 - Terdapat tiga pilihan mesin, Rossi cenderung memilik mesin ketiga dimana mesin ini memiliki tenaga lebih kecil namun 'feeling'-nya lebih lembut sehingga lebih mudah untuk ditunggangi. Dan ternyata pilihannya tak salah, dengan menggunakan mesin ini "The Doctor" meraih gelar Juara Dunia di tahun pertamanya bersama Yamaha.
-M1 2005 - Motor kali ini lebih kompetitif dari musim sebelumnya. Sasis berfungsi baik saat masuk tikungan dan telah terjadi peningkatan tenaga pada mesin. Motor ini sangat cocok untuk segala kondisi trek sirkuit. Selain itu dari sisi peranti kontrol elektronik pun telah dibenahi. Rahasia dari motor ini yaitu kesimbangan. Di musim ini "The Doctor" kembali Juara Dunia.
-M1 2006 - Di tahun ini motor telah mengalami pengembangan tapi mendatangkan masalah besar. Telah terjadi getaran frekuensi tinggi yang menyebabkan kehilangan tenaga pada grip depan. Akhirnya kami mengerti bahwa 'part' bagian depan sasis tak begitu kuat serta bermasalah dengan penggunaan ban Michelin. Di musim ini Rossi harus merelakan gelarnya direbut oleh Nicky Hayden.
-M1 2007 - Tahun ini kami mulai meninggalkan mesin 1000cc dan pindah menggunakan mesin 800cc, juga telah terjadi pengurangan penggunaan bahan bakar. Di musim ini Yamaha memasuki masa sulit. Tenaga motor menjadi lebih kecil dan lebih susah untuk dikendalikan. Ducati sangat cepat dan kinerja ban Bridgestone jauh lebih bagus dari Michelin. Masalah terbesar yang dihadapi M1 pada saat itu adalah kurangnya tenaga mesin. Sedangkan Ducati memiliki peranti elektronik yang lebih baik. Kesan paling indah di musim ini yaitu ketika turun di seri Assen, start di posisi 11 tapi bisa menjuarai seri Assen. Di musim ini menjadi milik Ducati dan Casey Stoner.
-M1 2008 - Di musim ini merupakan yang paling sukses dimana Rossi telah memenangi sembilan kali naik podium juara seri. Tenaga mesin serta konsumsi bahan bakar jauh lebih baik daripada mesin generasi sebelumnya. Peranti elektronik pun telah mengalami banyak perubahan dan berkembang jauh lebih baik. Untuk pertama kalinya bagian kontrol dimodifikasi sudut demi sudut. Penggunaan ban pun beralih dari Michelin ke Bridgestone, dimana adaptasi penggunaan ban ini lebih sulit. Untuk mengimbanginya dibutuhkan perubahan pada distribusi bobot motor. Di musim ini Rossi kembali Juara Dunia MotoGP.
-M1 2009 - Mesin untuk spesifikasi musim 2009 tak mengalami perubahan tetapi motor lebih "pintar" secara elektronik. Di tahun ini Rossi mempersembahkan gelar juara duni yang ke-4 sekaligus yang terakhir bagi tim "garpu tala"
Di musim 2010 ini Rossi harus merelakan gelar juara dunianya berpindah ke rekan setimnya Jorge Lorenzo. Motor dengan sedikit pengembangan seperti dikatakan oleh "X-Fuera". "Motor tak mengalami perubahan banyak," kata Lorenzo. "Perubahan pada sasis memberikan grip lebih pada saat masuk tikungan, hal ini saya rasakan ketika test untuk pertama kalinya motor ini dan peranti elektronik pada motor jauh lebih baik sehingga mudah untuk ditunggangi," tambahnya.
"Tapi kompetitor kami untuk saat ini bisa mengimbanginya, di trek yang sama mereka sama bagusnya. Kami butuh tenaga yang jauh lebih besar dan lebih banyak traksi," katanya.
Di balapan MotoGP musim 2011 ini Jorge Lorenzo harus bisa membuktikan bahwa dirinya mampu untuk ikut serta dalam pengembangan Yamaha YZR-M1 yang sejauh ini berhasil dikembangkan oleh Valentino Rossi. Mampukan Lorenzo mengisi peran yang sejauh ini sukses dilakoni "The Doctor"? Memang menarik untuk diikuti.
sumber : http://www.pikiran-rakyat.com
Rabu, 17 November 2010
Jumat, 12 November 2010
2012 dan Seruan Rabi Yahudi AS
Ketakutan tentang hari akhir atau hari kiamat di dalam benak dunia Barat, dalam hal ini Amerika Serikat diam-diam ternyata sudah menjadi momok sejak lama. Perubahan sikap Gedung Putih yang tadinya malu-malu mengakui jika dirinya sangat religius dengan kepercayaan Judeo-Christianiy-nya, menjadi sepenuhnya terbuka dan bangga dengan keyakinan Kabbalisnya tersebut dimulai pada era Presiden Ronald Reagan di era 1980-an. Sikap Presiden Jimmy Carter yang melunak dalam kebijakan di Timur Tengah di akhir masa kekuasaannya, membuat lobi Zionis berubah haluan dengan tidak mendukungnya lagi dan menemukan sosok calon presiden yang baru yang sangat mendukung mereka. Ronald Reagan, mantan aktor Hollywood yang terjun ke dunia politik dijadikan pilihan. Dalam Pemilu 1980, Reagan menang mengalahkan Carter.
Reagan sendiri seorang Judeo-Christian (Zionis-Kristen) yang sangat taat, juga Kepala Departemen Kehakiman Amerika Ed Meese, Sekretaris Departemen Pertahanan Casper Weinberger, Menteri Dalam Negeri James Watt, dan hamper semua pucuk pimpinan di Negara tersebut.
Di saat kekuasaan Reagan-lah dimulai diselenggarakan seminar-seminar keagamaan di Gedung Putih secara teratur, Para tokoh Zionis-Kristen seperti Jerry Falwell, Mike Evans, dan Hal Lindsey, diundang untuk berbicara dan mengadakan kontak pribadi langsung dengan para pemimpin nasional dan Kongres.
Misal, di tahun 1982, Reagan mengundang Falwell untuk memberikan ceramahnya di depan pejabat Dewan Keamanan Nasional soal kemungkinan pecahnya perang nuklir melawan Rusia dalam perspektif nubuatan religiusnya.
Dalam suatu percakapan pribadi dengan Tom Dine, seorang pelobi senior Yahudi yang bekerja untuk American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), seperti yang dimuat dalam The Washington Post (April 1984), Reagan mengatakan jika dirinya sangat religius dan sangat yakin dengan berbagai ramalan tentang hari akhir yang digamarkan oleh Talmud.
“Anda tahu,” ujarnya, “Saya berpaling kepada nabi-nabi kuno Perjanjian Lama dan kepada tanda-tanda yang telah meramalkan Perang Armageddon. Saya sendiri jadi bertanya-tanya, apakah kita ini—saya dan Anda—akan melihat semuanya itu tergenapi. Saya tidak tahu. Apakah Anda belakangan ini juga telah memperhatikan nubuat-nubuat para nabi itu; akan tetapi, percayalah kepada saya bahwa nubuat-nubuat itu menggambarkan masa-masa yang sekarang ini sedang kita jalani.”
Penerus Reagan, mantan pimpinan CIA George HW Bush, Bill Clinton, dan George W. Bush, meneruskan upaya Reagan. Di antara mereka, yang paling banyak disorot media massa adalah George Bush Junior yang digambarkan sangat fundamentalis. Di sekeliling Bush Junior bertebaran pendeta-pendeta Zionis-Kristen fundamentalis seperti Jerry Falwell, Pat Robertson, Hal Lindsey, Zola Levitt, Oral Roberts, Mike Evans, Tim LaHaye, Kenneth Copeland, Paul Crouch, Ed McAteer, Jim Bakker, Chuck Missler dan Jimmy Swaggart. Semuanya adalah para pemuka Kristen–Zionis. Mereka membela kepentingan Israel lewat semua media yang dikuasainya.
Secara teratur, para pemimpin Kristen fundamentalis ini, bersama dengan organisasi-organisasi pro-Israel yang mereka pimpin, menjangkau lebih dari 100 juta orang Kristen Amerika, dan lebih dari 100 ribu pendeta. Jumlah dana operasional mereka konon mencapai US$ 300 juta setahun. Merekalah aktor intelektual bagi dukungan membabi-buta Amerika terhadap Zionis-Israel sampai saat ini.
Pengganti Bush Junior, Barrack Obama (“Barrack” adalah nama Yahudi, seperti halnya Ehud Barrack), meneruskan semua yang telah dilakukan para pendahulunya, walau tipe kepemimpinannya dikesankan sangat egaliter, dikesankan sangat kontras dengan gaya kepemimpinan Bush yang berasal dari Partai Republik. Padahal sama saja.
Kuatnya kepercayaan mereka terhadap hari akhir tidak lepas dari keyakinan kaum Zionis-Yahudi terhadap hari akhir yang sebenarnya mereka tahu dan percaya tentang bagaimana mereka akan berperang dan kalah dalam peperangan di Bukit Armagido melawan pasukan kaum Muslimin yang dipimpin Imam Mahdi dan Nabi Isa a.s, sehingga dengan sekuat tenaga—namun dilakukan dengan penuh kerahasiaan—kaum Zionis ini berusaha memperkuat diri dan menghindari “takdirnya” tersebut.
Salah satu program nasional yang sejak lama dilakukan Zionis-Yahudi di Tanah Palestina yang diduduki secara sepihak, dan didukung penuh kaum Zionis di seluruh dunia, adalah dengan menanami sebanyak-banyaknya Tanah Palestina dengan pohon Yahudi, yakni pohon Ghorgod. Pohon Ghorgod merupakan salah satu spesies pohon terpentin yang sejak lama memang dikenal sebagai salah satu pohon paling beracun di dunia. Dengan program ini, kaum Zionis-Yahudi bermaksud akan berlindung di balik pohon-pohon tersebut di dalam peperangan hari akhir.
Selain program pohon Ghorqod, Zionis-Israel juga telah membangun tembok pembatas antara wilayah yang didudukinya dengan wilayah pemukiman warga Palestina. Tembok yang jauh lebih tinggi dan kuat dibanding tembok Berlin ini sesungguhnya dibuat untuk menghadapi peperangan di hari akhir menghadapi pasukan Imam Mahdi.
Sejak tahun 1960-an, NASA juga telah mengetahui jika matahari akan mendekati bumi, ini merupakan siklus perputaran matahari selama 3.600 tahunan, sehingga akan mempengaruhi medan magnetik di bumi. Salah satu kemungkinan yang telah diprediksi sejak lama adalah adanya sebuah asteroid besar yang akan masuk ke bumi dalam masa-masa itu. Sejumlah kalangan, termasuk tokoh Zionis-Yahudi AS bernama Rabi Yitzhak Qadduri, sangat yakin jika asteroid besar itu akan menghantam wilayah Amerika Serikat, sebagaimana meteor raksasa yang pernah menghantam kawasan Arizona sehingga sampai saat ini meninggalkan cerukan yang sangat besar di sana.
Rabi Yitzhak Qadduri menyerukan kepada para pengikutnya dan kepada seluruh kaum Yahudi di Amerika agar meninggalkan negara itu secepatnya untuk menghindari bencana tumbukan asteroid raksasa yang akan terjadi. Rabi Qadduri bahkan menyerukan agar kaum Yahudi Amerika juga pindah ke Ethiopia, satu negeri di Afrika yang diyakininya akan selamat dari bencana tersebut.
Entah mengapa, dalam bagian akhir film 2012 juga disebutkan jika Afrika selamat dari bencana besar tersebut. Adakah film Holywood tersebut merupakan “pesan rahasia” yang ditujukan bagi kaum Yahudi dunia? Wallahu’alam.
Satu lagi ketakutan kaum Barat terhadap bencana besar adalah ramalan dari Santo Malachy, salah satu orang suci dalam keyakinan Katolik yang hidup di abad ke-12 Masehi yang telah meramalkan jika tahta kepausan di Vatian dalam waktu dekat akan hancur.
Semua ketakutan tersebut tidak akan menghantui kaum Muslimin, karena Allah Swt telah berjanji jika kaum Muslim seluruh dunia tidak akan mengalami hari kiamat yang menakutkan tersebut, karena umur umat Islam akan habis pada saat angin lembut bertiup dari Yaman, sebelum bumi hancur berkeping-keping melumatkan isinya.http://dhymas.wordpress.com
Kamis, 11 November 2010
Foto-foto Kreasi Unik Dengan Bulan
16Share















sumber: http://hermawayne.blogspot.com/2010/11/berkreasi-foto-dengan-bulan.html
Langganan:
Postingan (Atom)









